Muswil VI JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Momentum Tajdid dan Inovasi Pendidikan
Jendela Jateng News
Brebes (29/11) — Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah resmi menyelenggarakan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI pada Sabtu–Ahad (29–30/11) bertempat di Convention Hall Hotel Grand Dian, Brebes.
Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 600 peserta, terdiri atas Dewan Pembina, Dewan Pengurus JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Pengurus Harian Terbatas (Ketua, Sekretaris, Bendahara) JSIT Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah, serta para tamu undangan.
Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah, Zainal Abidin, M.Pd.Gr. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam atas kebersamaan seluruh pengurus selama masa kepengurusan.
“Apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang mendalam kepada seluruh pengurus dan pihak terkait atas kebersamaan sampai pada titik ini,” ujar Zainal.
Beliau juga mengenang momen awal kepemimpinan yang dimulai pada Muswil V di Magelang.
“Saya teringat betul, 6 Maret 2022 amanah itu dipundakkan di depan Wali Kota Magelang dan seluruh peserta panitia Muswil V. Zainal dan seluruh pengurus adalah orang biasa-biasa. Tetapi dengan semangat ‘Berkolaborasi dan Menginspirasi’, kita semua ter-upgrade sampai pada titik saat ini. Semangat penuh cinta untuk pengurus ke depan, insya Allah dengan spirit yang menyala akan menghadirkan kebahagiaan dan kemuliaan untuk warga JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah dan masyarakat luas, pendidikannya semakin berkemajuan,” lanjutnya.
Ketua JSIT Indonesia, Ahmad Fikri, M.Pd., NLP, dalam arahannya menegaskan bahwa Muswil bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum pembaruan niat dan peningkatan kualitas program.
“Sesungguhnya di JSIT Indonesia, dari Muswil ke Muswil berikutnya adalah momentum tajdid, memperbarui niat, memastikan apa-apa yang menjadi tujuan visi misi organisasi tercapai dengan baik. Tidak sekadar output tetapi juga outcome. Kami berharap melalui Muswil ini hadir produk-produk inovasi baru. Dengan inovasi menjadi modal untuk berkolaborasi, dan dengan kolaborasi akan menghadirkan inovasi-inovasi baru,” tegasnya.
Bupati Brebes melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Subandi, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi serta ucapan selamat datang kepada peserta Muswil VI JSIT Jawa Tengah.
“Pendidikan saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Perkembangan teknologi dan perubahan masyarakat membutuhkan penguatan karakter. Saya percaya JSIT Indonesia—with jaringan yang luas dan pendidik yang berdedikasi—mampu menjadi garda terdepan dalam membangun generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Beliau juga berharap Muswil ini melahirkan gagasan dan keputusan penting bagi kemajuan pendidikan.
“Melalui Muswil ini saya berharap lahir gagasan-gagasan baru, keputusan-keputusan bermanfaat, serta kepengurusan yang semakin solid dan profesional sehingga mampu menghasilkan program kerja yang produktif dan solutif bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.
Rangkaian acara yang mengusung tema “Meneguhkan Regenerasi, Menguatkan Kolaborasi, Menuju Pendidikan Jawa Tengah Berkemajuan” turut dimeriahkan oleh beragam tampilan kreasi Islami, antara lain Asmaul Husna, Opera Anak “Harta Brebes yang Paling Berharga” yang mengangkat kearifan lokal, serta seni karawitan Islami oleh SIT Harapan Ummat Brebes.
nugi














